Feeds RSS
Tampilkan postingan dengan label Laporan ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laporan ku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Mei 2009

Laporan Router

Nama : Antoni Pribadi
NIM/BP : 80616/06
Prodi : Pend. Teknik Elektronika
Fakultas : Teknik UNP
MK :Prak. Instalasi dan Jaringan Komputer
Topik : Administrator Jaringan
Judul : PC-Router

A. TUJUAN
Setelah praktikum berakhir, mahasiswa dapat:
1. Memahami konsep routing dengan benar
2. Memahami yang terjadi pada router (perangkat routing)
3. Melakukan instalasi dan konfigurasi dari perangkat router

B. ALAT DAN BAHAN
1. Komputer (PC router)
2. Komputer (PC klien)
3. Sistem operasi dengan fasilitas NOS
4. NIC
5. Kabel UTP yang telah terpasang
6. Hub switch

C. TEORI PENDUKUNG
Agar suatu trafik atau lalu lintas dalam jaringan dapat menentukan lokasi tujuan dan cara tercepat menuju ke tujuan tersebut sesuai dengan alamat IP yang diberikan maka proses perouteran merupakan hal yanng penting dilakukan dalam pengelolaan jaringan komputer WAN. Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain.
Untuk keperluan jaringan berupa sebuah device yang dirancang khusus untuk berfungsi sebagai router (dedicated router) atau router yang berdiri sendiri yaitu sebuah peralatan yang berfungsi melakukan proses hubungan koneksi dua buah model jaringan atau lebih, seperti Cisco, Juniper, 3Com, baynetwork, dan lainnya.
Selain router dedicated ada juga router yang menggunakan PC router yaitu PC yang digunakan sebagai router (routing), biasanya yang digunakan adalah PC-Multihomed yaitu computer yang memiliki lebih dari 1 NIC (Network Interface Card).
Untuk desain route sederhana dapat digunakan Default Gateway sedangkan untuk kondisi jaringan yang sudah begitu kompleks dapat menggunakan routing static atau kedua-duanya secara kombinasi yakni menggunakan default gateway dan static route apda titik-titik tertentu.
Tabel routing terdiri atas ebtri-entri rute dan setiap entri rute terdiri dari IP address, tanda untuk menunjukkan routing langsung atau tidak langsung, alamat router, dan nomor interface.

D. LANGKAH KERJA PRAKTIKUM
Konfigurasi PC Router dengan Default Gateway
1. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam praktikum
2. Memastikan computer PC untuk server dan klien dalam keadaan baik dan kabel UTP telah terpasang dengan benar
3. Menghidupkan computer dengan menekan tombol power
4. Memasang sebuah router pada model instalasi/setup dengan jaringan WAN UNP
5. Melakukan login ke IOS program (Internal Operating Sistem) dengan menggunakan WEB dan tanpa mengaktifkan proxy.
6. Menglogin ke http://192.168.1.1 dengan menggunakan user name dan password sesuai dengan user manual yang terdapat pada produk
7. Melakukan konfigurasi untuk keperluan router menghubungkan WAN UNP dengan IP 10.1.1.104 dan jaringan LAN dengan IP 192.168.194.xxx
8. Menjalankan service routing yang ada pada administrator tool pada

E. EVALUASI

F. KESIMPULAN
G. REFERENSI
Neibauer, Alan. 2000. Membuat Jaringan Komputer untuk Perusahaan Kecil (edisi translet: Small Business Solution for Network). Jakarta: Elex Media
Wijaya, Hendra. 2001. Belajar Sendiri CISCO Router. Jakarta: Elex Media
http://www.ilmukomputer.com
http://www.incentre.net/incentre/frame/

Laporan Sistem Operasi LINUX

Nama : ANTONI PRIBADI
BP/NIM : 06/80616
Prodi : Pend. Teknik Elektronika
Fakultas : Teknik Universitas Negeri Padang
MK : Praktik Instalasi dan Jaringan Komputer
Judul : Sistem Operasi

A. TUJUAN
Tujuan dilaksanakannya praktikum ini adalah agar mahasiswa mampu:
1. Mengenal system operasi pada komputer
2. Melakukan sistem operasi Linux (openSUSE)

B. ALAT DAN BAHAN
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum adalah:
1. Komputer (PC)
2. DVD OS openSUSE
C. TEORI PENDUKUNG
Proses instalasi pada openSUSE 11.0 sudah jauh lebih singkat, simple dan cepat dibandingkan versi sebelumnya. Ada banyak perubahan perbaikan yang akan memukau para pengguna openSUSE versi terdahulu maupun pengguna baru openSUSE yang beralih dari Windows ataudari distro lain. Instalasi openSUSE 11.0 tersedia dalam 2 cara, yaitu instalasi menggunakan DVD Instalasi dan instalasi menggunakan LiveCD. Tutorial ini akan mendeskripsikan proses instalasi menggunakan DVD. Untuk panduan instalasi menggunakan LiveCD, silakan melakukan browsing pada halaman http://www.opensuse.or.id/panduan

D. LANGKAH KERJA
1. masukkan CD install windows kedalam CD/DVD Room, setelah itu tekan tombol power, setelah itu ketika booting cepat tekan tombol delete, jika tidak masuk kedalam BIOS berarti tipe motherboard anda menggunakan tombol F2 untuk masuk kedalam BIOS. Ulangi dengan menekan tombol reset kemudian tekan F2. Jjika sudah masuk kedalam BIOS maka akan tampil seperti gambar dibawah ini.


setelah itu arahkan pilhan pada boot dan pilih CD-ROM Drive, kemudian simpan perubahan yang anda lakukan tadi dengan memilih exit dan [yes]. Maka komputer akan kembali restart


E. catatan : Dalam beberapa tipe motherboard terdapat hotkey atau shortcut untuk memilih first booting tanpa masuk kedalam BIOS, caranya adalah menekan F10

2. Setelah komputer restrat, akan tampilan yang menawarkan jika anda ingin meng-install tekan sembarang tombol, setelah itu akan tampil seperti berikut




3. Dapatkan DVD Instalasi openSUSE 11.0, baik dengan cara download dan melakukan burning DVD maupun dengan cara membelinya melalui toko-toko online yang menjual CD/DVD Linux. Berbeda dengan CD/DVD Windows yang terlarang untuk dijual karena berarti ilegal, CD dan DVD Linux openSUSE boleh diperjual belikan secara legal dengan biaya yang relatif murah. DVD Instalasi openSUSE misalnya, bisa didapatkan mulai dari harga Rp. 10.000,- sampai dengan Rp. 50.000,- tergantung kemasan, support dan kesepakatan sebelumnya.

4. Boot komputer dengan posisi CDROM sebagai pilihan pertama pada boot device

priority di BIOS




5. Pilih Installation. Pada pilihan ini, kita dapat mengubah pilihan bahasa untuk instalasi, ukuran layar, lokasi sumber instalasi (DVD atau melalui network), pilihan kernel dan tambahan driver.

6. Kita akan masuk ke posisi Welcome Screen. Klik Next









7. openSUSE akan melakukan deteksi hardware dan sistem yang ada. Tunggu sebentar hingga proses deteksi selesai dilakukan.



8. Pilihan berikutnya adalah pilihan instalasi, apakah berupa Instalasi Baru, Update atau Perbaikan Instalasi Sebelumnya. Karena proses ini merupakan instalasi awal, pilih New Installation.


9. Berikutnya adalah menentukan waktu dan area waktu (Time Zone). Pilih Asia Jakarta jika memang tinggal didaerah WIB dan pilih area lokasi lain jika tinggal di area waktu WITA/WIT



10, Pilihan berikutnya adalah menentukan desktop manager. Tersedia berbagai pilihan, baik Gnome, KDE 3.5, KDE 4maupun yang lain (XFCE, minimal system dll)

11. Setelah menentukan Desktop Manager, tahap selanjutnya adalah menentukan formasi harddisk. Jika sudah memiliki data pada harddisk, tahap ini adalah tahap yang perlu perhatian extra agar jangan sampai data yang sudah ada termasuk kedalam bagian yang akan diformat. Saran saya, sebaiknya memilih partisi / (partisi root) yang lebih besar daripada /home karena / akan menjadi folder utama dan melakukan resize ukuran / jauh lebih sulit daripada melakukan resize ukuranpartisi lainPanduan

12. Tahap berikutnya adalah menentukan nama user dan password sistem. Untuk kemudahan, kita bisa menggunakan password sistem sebagai password admin

(root)

13. Sebelum proses instalasi dilakukan, ada overview mengenai pilihan yang sudah dilakukan. Kita masih bisa melakukan perubahan dari halaman overview ini.

12) Jika sudah OK, kita bisa memilih tombol Install.

15. Tahap terakhir adalah proses konfigurasi secara otomatis untuk menentukan resolusi layar dan konfigurasi hardware lainnya.

16. Setelah proses ini selesai, kita bisa menggunakan openSUSE 11.0 dengan leluasa.

  1. KESIMPULAN

Proses menginstal openSUSEberbeda dengan menginstal sistem operasi Windows XP, proses instalasi XP terbagi menjadi 2 tahap tampilan yang sederhana yaitu saat pembagian partisi dan setelah itu direboot baru tampilan yang bagus. Sedangkan di Linux tahapnya tidak ada seperti itu. Atau hampir sama dengan windows vista atau windows 7 yang hanya satu sesi ( tidak ada pakai reboot atau restart)


Rabu, 20 Mei 2009

laporan instalasi Sistem Operasi Windows Xp

Nama : ANTONI PRIBADI

BP/NIM : 06/80616

Prodi : Pend. Teknik Elektronika

Fakultas : Teknik Universitas Negeri Padang

MK : Praktik Instalasi dan Jaringan Komputer

Judul : Sistem Operasi

A. TUJUAN

Tujuan dilaksanakannya praktikum ini adalah agar mahasiswa mampu:

1. Mengenal system operasi

2. Melakukan sistem operasi XP

  1. ALAT DAN BAHAN

Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum adalah:

1. Komputer (PC)

2. CD OS XP

  1. TEORI PENDUKUNG

Sistem operasi windows 98 dan XP merupakan sistem operasi paling populer di Indonesia selain beberapa varian Linux yang saat ini sedang digemari para pecinta produk open source. Windows adalah system operasi milik pabrikan Microsoft yang sampai saat ini sudah mengeluarkan banyak versi, seperti windows 3.11, windows 95, windows 98, windows ME, windows 2000, windows XP dan lain-lain.

Proses Instalasi software dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu:

a. Melalui Prompt DOS

Cara ini dilakukan apabila belum terdapat system operasi dalam suatu komputer.

b. Melalui Bootable CD

Cara ini dilakukan apabila CD master program yang akan diinstal bersifat bootable (bisa digunakan untuk booting) sehingga bisa mengganti fungsi sistem operasi saat proses booting berlangsung.

c. Melalui Windows Explorer

Ini dilakukan apabila sudah terdapat sistem operasi windows.

Istilah-istilah dalam instalasi sebuah software.

1. Autorun

Setelah CD master program yang akan diinstal dimasukkan ke CD drive, secara otomatis akan muncul tampilan wizard untuk melakukan proses instalasi tanpa harus mengakses ke file eksekusai instalasi (setup.exe / install.exe).

2. Setup exe

Adalah nama file yang paling umum digunakan untuk menjalankan eksekusi installasi suatu software.

3. Install exe

Merupakan nama file yang fungsinya sama dengan setup exe namun file ini jarang digunakan. Biasanya dalam CD master program menggunakan salah satu file itu (setup.exe atau install.exe) untuk menjalankan eksekusi instalasi software.

4. CD key

Adalah kode yang digunakan untuk meregistrasi software yang diinstal sehingga mendapat lisensi dari pembuatnya. Saat menjalankan wizard instalasi software akan diminta kode untuk dimasukkan. Kode tersebut tersimpan dalam file berekstensi txt yang biasanya bernama Cdkey.txt atau Serial.txt atau serialno.txt dan nama file yang lain yang hampir sama. File ini dapat dibuka dengan notepad.

Sebelum meng-install windows pada BIOS harus di set Boot Priority-nya terlebih dahulu yang diarahkan ke CDROM. Untuk masuk ke BIOS tiap Motherboard mempunyai standart sendiri. Namun sebagian besar tinggal menekan tombol delete atau F2. Ketika membooting pertama kali tekan F2 atau

delete untuk masuk kedalam BIOS. karena semua persiapan sudah siap, langsung saja kita mulai…

  1. LANGKAH KERJA

1. masukkan CD install windows kedalam CD/DVD Room, setelah itu tekan tombol power, setelah itu ketika booting cepat tekan tombol delete, jika tidak masuk kedalam BIOS berarti tipe motherboard anda menggunakan tombol F2 untuk masuk kedalam BIOS. Ulangi dengan menekan tombol reset kemudian tekan F2. Jjika sudah masuk kedalam BIOS maka akan tampil seperti gambar dibawah ini.


setelah itu arahkan pilhan pada boot dan pilih CD-ROM Drive, kemudian simpan perubahan yang anda lakukan tadi dengan memilih exit dan [yes]. M

aka komputer akan kembali restart

catatan : Dalam beberapa tipe motherboard terdapat hotkey atau shortcut untuk memilih first booting tanpa masuk kedalam BIOS, caranya adalah menekan F10

2. Setelah komputer restrat, akan tampilan yang menawarkan jika anda ingin meng-install tekan sembarang tombol, setelah itu akan tampil seperti berikut

3. kemudian tampilannya akan berupa seperti dibawah ini, jika anda menekan tombol [R] maka anda ingin me-repair sistem operasi windows yang sudah ada di hardisk anda, karena kita mau menginstall tekan tonbol [enter]

5. Kemudian akan muncul peringatan lisensi seperti berikut, tekan tombol [F8]

5. Setelah itu anda akan masuk kedalam bagian yang terpenting yaitu mengenai pertisi (pembagian) harddisk, dalam penginstalan ini kita mempunyai hard disk sebesar 10 GB, yang kan kita bagi menjasi 2 partisi, dengan rincian 5 GB untuk tempat install windows (drive C) dan sisanya 5 GB untuk dokument.

Untuk membuat fartisi maka tekan tombol C pada keyboard.


6. Kemudian kita masuk ke langkah yang keenam, kita diberikan 4 pilihan untuk tipe format pilih yang paling atas tipe NTFS mode quick dan tekan [enter]


7. Gambar berikut berarti sistem sedang mengcopy file ke harddisk, tunggu beberapa saat hingga loading selesai

8. Tunggu beberapa saat karena komputer akan booting lagi. ketika komputer booting anda tidak perlu lagi menekan tombol apapun, dan tunggu sampai muncul tampilan sebagai berikut

Maka jika sudah sampai pada tahap diatas instalasi windows XP sedang berlangsung. Tunggu beberapa saat sampai muncul perintah berikutnya. Dan ikuti langkah-langkah tersebut sampai akhirnya akan muncul seperti gambar dibawah ini

Masukkan key atau serial number CD XP

9. setelah memasukkan Produck key klik Next. Dan ikuti langkah selanjutnya sampai akhirnya akan muncul gambar berikut

Kalau sudah sampai pada gambar ini maka proses instalsudah selesai tinggal hanya pengaturan jaringannya.

  1. KESIMPULAN

Proses menginstalasi sistem operasi Windows Xp lebih mudah dibandingkan menginstal Windows 98 atau windows ME, hal yang perlu diperhatikan dalam menginstal windows Xp adalah saat membuat partisi dengan menggunakan booting dengan CD, jika kita mempunyai data pada suatu partisi maka pertimbangkan dulu apaka data itu akan di format atau tidak.

Sedangkan pada windows 98 membuat partisi biasanya menggunakan Disket atau DOS.

  1. DAFTAR PUSTAKA

http://www.ilmukomputer.com

laporan Konfigurasi LAN

Nama : Antoni Pribadi
NIM/BP : 80616/06
Prodi : Pend. Teknik Elektronika UNP
Mata Kuliah : Praktek Jaringan Komputer
Topik : Koneksi Jaringan
Judul : Konfigurasi LAN

A. TUJUAN
Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa dapat:
1. Mengetahui peralatan-peralatan yang digunakan untuk membangun jaringan komputer.
2. Melakukan konfigurasi jaringan secara hardware dan software untuk jaringan lokal area network.

B. ALAT DAN BAHAN
Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah:
1. Komputer pribadi (PC) dengan NOS (Network Operating System)
2. Kabel UTP (yang telah terpasang pada konektor RG-45) Straight dan Cross
3. NIC (Network Interface Card)
4. Toolset
5. HUB/swicth

C. TEORI SINGKAT
Network Interface Card (NIC) adalah peralatan yang digunakan oleh setiap PC yang akan dihubungkan kejaringan komputer untuk membentuk berbagai macam topologi. Masing-masing NIC haruslah cocok dan sesuai dengan jenis media yang digunakan , seperti untuk kabel coax, twisted pair, atau fiber-optic. Agar dapat digunakan, semua NIC harus memiliki device driver untuk setiap sistem operasi. Divice driver ini dapat diperoleh dari pembuata operating sistem maupun dari pembuat NIC itu sendiri.
Perangkat lunak yang digunakan untuk menghubungkan masing-masing komputer digunakan Sistem Operasi (OS). Secara garis besar Sistem Operasi terdiri dari dua tipe, yaitu OS yang digunakan sebagai desktop (standalone) dan OS yang digunakan untuk kepentingan jaringan. Sistem operasi yang digunakan untuk desktop beberapa diantaranya adalah Windows 95, Win 98, ME, XP, Vista, MacOS, dan Apple. Sedangkan sistem operasi jaringan adalah UNIX dan variannya, Linux dan variannya, Windows NT dan variannya.
Sistem operasi jaringan dibedakan lagi manjadi dua berdasarkan tipe jaringannya, yaitu:
• Jaringan Client-Server
Disebut juga dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
• Jaringan Peer To Peer
Diistilahkan sebagai Non-Dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.
Protokol
Format komunikasi sehingga antara satu komputer dengan komputer yang lain dapat berkomunikasi dengan benar maka dibutuhkan suatu standar aturan yang dikenal dengan Protokol. Macam-macam protokol jaringan yaitu:
1. Net Beui
Merupakan protokol yang banyak digunakan dalam jaringan lokal berbasis SO windows. Protokol ini sangat baik dan cepat untuk bersharing data, namun protokol ini tidak dapat dirouting sehungga jarang digunakan untuk jaringan.
2. IPx & SPx (Internetwork Paket Exchange/Sequen Paket Exchange)
Hampir sama dengan Net Beui hanya saja protokol ini dapat dirouting sehingga memungkinkan terjadinya MAN.
3. Protokol yang dikembangkan oleh OSI/ISO
Merupakan standar referensi acuan di dalam pengembangan protokol dan sudah digunakan oleh beberapa institusi.
4. TCP/IP (Transmition Control Protocol/Internet Protocol)
Adalah protokol yang digunakan dijaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekkan data. Saat ini terdapat 2 versi TCP/IP yang berbeda dalam sistem penomoran , yaitu IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit).
Agar masing-masing komputer dapat saling berkomunikasi dibutuhkan IP address, dimana tiap komputer dihubungkan melalui media transmisi pengkabelan seperti UTP, Koaksial, atau fiber optik. IP address adalah sekelompok bilangan biner 32 bit yang dibagi menjadi 4 bagian yang masing-masing bagian itu terdiri dari 8 bit, angka pada masing-masing bit tersebut adalah angka 1 dan 0.
IP address merupakan pasangan Network ID dan Host ID. Network ID menjelaskan alamat jaringan tersebut sedangkan Host ID merupakan alamat host/komputer dalam jaringan tersebut. IP address dibagi manjadi 3 kelas, yaitu kelas A, kelas B, dan kelas C. IP address kelas A digunakan untuk jaringan yang cukup besar, kelas B digunakan untuk jaringan dengan ukuran yang sedang sedangkan kelas C digunakan untuk jaringan yang kecil misalnya LAN.
Kelas Network ID Host ID Default Subnet Mask
A Axxx.0.0.1 xxx.255.255.254 255.0.0.0
B xxx.xxx.0.1 xxx.xxx.255.254 255.255.0.0
C xxx.xxx.xxx.1 xxx.xxx.xxx.254 255.255.255.0
Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network ID dan Host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP addres seefisien mungkin.
D. LANGKAH KERJA
1. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam praktikum.
2. Memeriksa keadaan computer apakah dalam keadaan baik dan memeriksa slot PCIyang akan digunakan untuk memasang NIC PCI.
3. Memasang Ethernet card dan memastikan driver ethernet card terinstal dengan benar
4. Menghubungkan ethernet card dengan kabel UTP.
5. Menguhungkan kabel cross pada komputer yang lainnya.
6. Mengatur konfigurasi IP komputer dalam kelas C dan memastikan komputer yang lain IPnya berbeda satu dengan yang lain.
Gambar 1. mengatur IP pada TCP/IP



Gambar 2. Mengatur IP addres

7. Menjalankan program Ping untuk melihat konektivitas antara komputer jaringan dan koneksi komputer yang satu dengan komputer yang lainnya.


8. Menggunakan kabel straight yang dihubungkan ke komputer dengan swicth-Hub.
9. Membuat beberapa kelompok yang menggunakan network ID berbeda.
10. Melakukan sharing folder kesesama teman kelompok.

11. Mematikan komputer dan merapikan peralatan yang digunakan.

E. EVALUASI
1. Apa yang terjadi jika komputer anda dan teman sejaringan anda tidak mau di Ping (ping tidak merespon) dan jelaskan cara penanganannya!
Jawab:

Jika saat ping yang terjadi hal diatas kemungkinan teman sejaringan tidak tersambung dengan kita. Coba periksa jaringan terlebih dahulu, periksa juga kabel yang menghubungkan dengan computer tersebut.

2. Pada langkah 9 dan seterusnya, coba anda lakukan Ping ke alamat komputer di luar anggota jaringan anda, apa yang terjadi dan jelaskan!
Jawab:
Saat kita melakukan Ping di luar teman sejaringan maka maka ping tidak akan berhasil. Alasannya karena alamat nya berebeda atau alamat Net AD nya tidak sama, bias juga karena tidak tersambung dengan grup yang dibentuk.

F. KESIMPULAN
Pengaturan IP addres sangat penting dalam koneksi antar sebuah computer dengan computer lainnya IP merupakan identitas dari jaringan yang kita bentuk. Jadi IP addres NET ID nya harus sama sedangkan Host ID nya harus beda.

G. REFERENSI
Neibauer,Alan. 2000. Membuat Jaringan Komputer untuk Perusahaan Kecil (edisi translet: Small Business Solution for network). Elex Media: Jakarta.
Stallings, William. 2001. Komunikasi Data dan Komputer Jaringan Komputer. Elex Media: Jakarta.
Team Wahana Komputer Semarang. 2001. Buku Pintar: Penanganan Jaringan Komputer. Andi: Jogyakarta.

Rabu, 29 April 2009

KAbel LAN

A.Tujuan
Setelah pratikum ininpeserta diharapkan dapat:
1. Mengetahui dan menjelaskan mengenai apa saja bahan yang digunakan sebagai media implementasi jaringan.
2. Mengetahui dan dapat memasang konektor jaringan komputer dari berbagai jenis konektor.
B. Alat dan Bahan;
Alat dan bahan yang dibutuhkan pada pratikum kali ini adalah:
1. Tang klem untuk RJ-45



2. Kabel tester (untuk RJ-45 dan BNC)
3. Tool set
4. Kabel uptcukup tinggi.
5. Konektor RJ-45



C. Teori pendukung
Jaringan komputer pada dasarnya jaringan kabel yaitu dihubungkanya kabel yang satu dengan yang lainya dalam satu system komputer. Masing-masing jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasiya yang berbeda, untuk itu dibuatlah pengenaalan tipe kabel.
Ada dua jenis kabel yang dikenal secara umum yaitu twisted pair (UPT unshieleded twisted pair dan STP shielded twisted pair) dan coaxcial cable. Tipe kabel yang lain adalah fiber optic, tipe kabel ini mempunyai kecepatan transfer data cukup tinggi. Dengan demikian harga untuk tipe kabel fiber relative mahal.
Dua jenis tipe kabel yang banyak digunakan adalah twisted pair dan koaksial.kabel twisted pair sendiri terdiri atas 2 jenis yaitu UTP dan STP sedangkan kabel koaksial juga terdiri dari 2 jenis yaitu think koaksil dan thick koaksil. Untuk menghubungkan menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lainya dapat dihubungkan secara straight kabel dan secara cross kabel. Jika menghubungkan secara straight kabel maka membutuhkan interfafe hub/switch sedangkan secara cross kabel tidak memerlukan hub/switch (untuk PC ke PC)
Setiap PC dihubungkan ke jaringan internet dengan perantara network interface card (NIC) yang cocok untuk digunakan dengan kabel coax, twisted pair atau fiber optic.
Agar dapat digunakan semua NIC harus memiliki device driver untuk setiap system operasi. Device driver ini dapat diperoleh dari pembuat operating system maupun dari pembuat NIC itu sendiri.
D. Langkah Kerja Pratikum
1. untuk memulai pratikum sispkan seluruh alat dan bahan yang di butuhkan.
2. Potonglah kabel sesuai panjang yang di perlukan yaitu dengan cara (membuang) mengupas bagian pelindung luar kabel, kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.
3. Susunlah warna kabel sesuai dengan kebutuhan apakah kabel digunakan pada hub/switch ke PC atau untuk pemasangan dua buah komputer saja . untuk keperluan pemasangan kabel berikut urutan warna kabel untuk keperluan straight dan cross.

Table 1 susunan kabel yang benar dalam suatu jaringan menggunakan kabel UPT (kabel streight)


Putih orange 1 Putih orange
Orange 2 Orange
Putih hijau 3 Putih hijau
Biru 4 Biru
Putih biru 5 Putih biru
Hijau 6 Hijau
Putih coklat 7 Putih coklat
Coklat 8 Coklat



Table 2 susunan kabel untuk 2 komputer tanpa HUB/switch (kabel crosh)

Putih orange 1 Putih hijau
Orange 2 Hijau
        Putih hijau 3 Putih orange
    Biru 4 Biru
    Putih biru 5 Putih biru
        Hijau 6 Orange
     Putih coklat 7 Putih coklat
      Coklat 8 Coklat




4. Urutkan pemasangan kabel pada konektor dengan urutan seperti gambar berikut ini.
5. Setelah kabel dimasukan ke konektor lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.

6. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester.
7. Setelah berhasil melakukan pemasangan kabel pada konektor dengan pengetesan dengan kabel tester, rapikan peralatan dan bahan yang telah di gunakan.



E. Evaluasi

1. jelaskan perbedaan kabel stp dan utp?
Jawab

Perbedaan paling besar dari kabel UTP dan STP ini adalah pada material kabel dan bahan pembungkus kabel. pada UTP, material logam maupun isolator lebih lunak pun material pembungkusnya juga lunak. berbeda dengan UTP, STP material logamnya lebih keras dan secara ukuran lebih besar sedikit. isolatornya pun lebih keras. sehingga waktu proses crimping, tangan sampai lecet-lecet. istimewanya adalah material pembungkusnya, pertama terdapat pembungkus plastik bening tipis. kedua alumunium foil dan ada satu kawat yang fungsinya untuk ground. paling luar lapisan pembungkus mirip dengan UTP, tetapi lebih tebal dan lebih liat, warnanya pun bukan abu-abu tetapi pu

2. kenapa pada kabel stp/utp kabel berjumlah 8. sedangkan yang dipasang /yangdigunakan hanya sebanyak 4 terminal? Karena prinsip kerja yang digunakan oleh saluran utama hanya 4 terminal saja yaitu TX(-) TX(+) RX(-) RX(+)

3. kesimpulan

jaringan komputer pada dasarnya yaitu hubungan antara dua buah komputer atau lebih dimana hubunganya tersebut menggunaka kabel yang satu dengan yang lainya dalam satu kesatuan sistem komputer, dimana setiap kabel mempunyai spesifikasi tersendiri.
pada pratikum kali ini kita belajar bagai mana cara membuat jaringan pada suatu tempat atau ruangan serta bagai mana cara pemasangan kabel RG-45 pada konektor. Dan bagai mana cara pemasangan konektor yang baik dan tepat serta pengetesan cabel dengan menggunakan kabel tester.


Praktikum seting BIOS

Setingan Bios

A.Tujuan Praktikum
Setelah praktikum ini berakhir peserta diklat diharapkan dapat:
1. Mengatur BIOS sebelum menginstal PC
2. Menganalisa troubelshoting pada BIOS
B. Alat Dan Bahan
1 Set Komputer PC Trainer.
C. Landasan Teori
BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
Memuat dan menjalankan sistem operasi
Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
D. Langkah Kerja
1. Untuk dapat masuk ke dalam BIOS ada beberapa cara. Cara yang sering digunakan pada komputer adalah :
• HidupkanKomputer
• TekanTombolDeletepadaKeyboard
• Jika benar maka akan muncul menu BIOS seperti gambar disamping
Cara lain untuk masuk ke dalam setting BIOS bisa dengan cara menekan tombol :
- F1
- F2
- Ctrl-Esc, dll.
Untuk mengetahui cara masuk ke dalam setting BIOS kita bisa melihat buku manual yang disertakan pada saat kita membeli Mainboard, atau kita bisa lihat tampilan saat komputer menyala pertama kali.



Setelah masuk ke bios maka tampilan yang akan muncul ada seperti gambar diatas. Susunan tergantung dari produk computer anda.
2. Tekan enter di pilihan STANDAR CMOS SETUP, maka tamilan yang akan muncul adalah



Standar CMOS merupakan tempat setingan Waktu , tanggal ,HDD, CD-ROM, flopy Disk
 Date (mm:dd:yy) adalah untuk setingan tanggal, bulan dan tahun
 Time adalah untungan setingan waktu
 IDE primery master merupakan tempat sedingan HDD utama
Lakukan setingan Auto maka bios akan memeriksa secara Automatis
 IDE Primary Slave Jika kita memakai dua HDD maka salah satu harus menjadi Slave
 IDE Secondary Master Pada BIOS diatas Dipakai untuk Tempat CD-Rom
Pengaturan IDE Primary dengan IDE secondary tergantung pada saat perakitan PC. Hal tersebut bias saja bertukar tempat.
DI CMOs Juga dapat nelakukan setingan Drive A dan B. drive A biasanya dipakai untuk Flopy Disk. Sedangkan Drive B sudah jarang dipakai.
Selain itu kita juga dapat melihat setingan memory dan VGAnya.

E. Kesimpulan
Setingan BIOs sangat penting. Karena BIOS merupakan jendela untuk masukk ke dalam system operasi. Jika system bios salah dalam pengaturannya maka bias saja salah satu hadware tidak bekerja atau system opersi tidak bias diinstaal.

Minggu, 26 April 2009

LINUx

wah bingung gue menggunakannya. mungkin karena pertama baru makai x ya......
aq mencoba menginstal openSUSE pada laptop aq. wah ternyata kalau aq gunakan secara manual openSUSE akan menmbentuk partisis sendir. yang akhirnya partisis pada laptop aq jadi 8 partisi. untuk swap 4 GB dan EXT3 5.92 GB bayangin tuh. pertama sih buat aq ga' masalah tapi setelah aq jalanin untuk menjalankan mp3 saja aq kerepotan memang driver sish ga; masalah tetapi dalam masalah aplikasi aq minta ampun deh. selain itu kapasitas hardisk aq juga udah hampir penuh jadi aq berniat ngapusnya lagi. nah masalahnya ngapusnya membuat aq makin bingung nih.........
apa harus aq hapus aja partisinya ya. dengan resiko windows aq juga tidak akan jalan.
dalam tampilanopenSUSE dan Ubuntu aq akui sangat bagus, tapi dalam aplikasi aq masih kurang tahu. dalam menginstal aplikasi aja udah membingungkan.
ada yang punya solusinya??????????????????????????????????????????

Selasa, 10 Maret 2009

Laporan jaringan1

Laporan 1

FT UNP Padang
Lembaran : Job sheet tambahan
Jurusan : Teknik Elektronika Mata Kuliah : Praktek Jaringan Komputer
Waktu : 3x5 Topik : Instalasi Hadware Komputer
Kode : 01a/ELK-Jarkom/2009 Judul : Merakit CPU
Nama : ANTONI PRIBADI TM/NIM : 06/ 80616



A. Tujuan
• Dengan mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa dapat mengenal peralatan pada sebuah CPU
• Dengan mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa dapat merakit komponen-komponen utama pada mainboard
B. Alat dan Bahan
• CPU Trainer
• Monitor
• Keyboard
• Mouse
C. Materi Teoritis
1. Defenisis computer

Istilah computer mempunyai arti yang luas dan berebeda bagi setiap orang. Istilah computer ( computer) diambil dari bahasa latin computare yang berarti menghitung ( to compute atau reckon).

Menurut Robert H.Blismer ( buku Komputer Annual):
Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:
• Menerima Input,
• Memproses input tadi sesuai dengan programnya,
• Menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan,
• Menyediakan output dalam bentuk informasi.

Menurut Donald H.Sanders ( buku komputer Today):
Komputer adalah system elektronik untik memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output dibawah pengawasan suatu langkah-langkah instruksi –instruksi program yang tersimpan di memori ( stored program).

Menurut V.C. Hamacher, Z.G. Vranesic, S.G. Zaky ( menurut buku Computer Organization)
Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dapat menerima informasi input digital, memprosesnya sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memorinya ( sored program) dan menghasilkan output informasi.

Dari bebrapa defenisi diatas pada dasarnya semuanya sama, mempunyai input, proses dan output. komputer dapat kita simpulkan yaitu:
• Alat elektronik
• Dapat menerima input data
• Dapat mengelolah data
• Dapat memberikan informasi
• Menggunakan suatu program yang tersimpan di memori Komputer ( stored program )
• Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan
• Bekerja secara otomatis



Dari defenisi oleh ahli yang ada terdapat tiga istilah penting, yaitu input (data), pengolahan data, dan informasi (output). Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik (PDE) atau elektronik data prosessing (EDP). Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut.
2. Sistem Komputer
Supaya Komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu system yang disebut dengan system computer. Secara umum, system terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari system tersebut.

Tujuan pokok dari sistem Komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hadware), perangkat lunak (software), dan brainware. Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur system komputer.




Ketiga elemen system computer tersebut harus saling berhubungan daan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidaka akan berarti apa-apa. Hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.
1. Struktur dan Fungsi Komputer
Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen saling terkait. Struktur sebuah komputer sederhana



a. Input device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras computer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah kedalam computer.

b. Output Device (Alat Keluaran)

Adalah perangkat keras computer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran
sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard copy(ke kertas), Soft
copy (ke monitor), ataupun berupa suara.

c.I/O PORT
Bagian ini digunakan untuk menerima atau mengirim data keluar system peralatan input dan output diatas melalui port ini.

d. CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan otak system computer dan memiliki dua bagian fungsi operasional , yaitu ALU ( Arithmetical Logical Unit ) sebagai pusat pengolahan data, dan CU ( Control Unit ) sebagai pengontrol kerja computer.

e. Memori
Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Acces Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM ( Read Only Memory ) yaitu memori yang hanya bias dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat computer pertama kali dinyalakan.



D. Langkah Kerja

Sebelum melakukan perakitan komponen – komponen computer, ada beberapa hal yang harus disiapkan yaitu ketersediaan casing sebagai tempat meletakkan kom[ponen – komponen computer. Komponen tersebut berupa mainboard, power supply, disk drive, harddisk, CD ROM, VGA Card, Sound Card, dan lain-lain.

Pemilihan jenis casing sangat penting karena sangat menentukan penampilan computer setelah dirakit. Dalam memilih jenis casing ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya kebutuhan dan tempat penyimpanan computer ( meja computer ). Jika anda senang bongkar pasang mungkin casing berukuran besar yang anda inginkan.

Dibutuhkan juga peralatan kerja supaya komponen – komponen computer terpasang dengan benar dan mengurangi resiko kerusakan, terutama pada mainboard. Karena komponen ini sangat sensitive daripada komponen – komponen terpasang. Adapun peralatan pendukung dan hal – hal yang perly diperhatikan sebelum merakit adalah:

a) Mempersiapkan tools yang dibutuhkan seperti obeng (+) dan (-)
b) Memastikan computer dalam keadaan mati
c) Menjauhkan segala magnit dari hard disk
d) Menjauhkan air dan cairan dari computer dan komponennya
e) Sangat disarankan menginstall dengan disertai manual dari mainboard


1. Menginstall Processor (Jenis Socket)
a) Lokasikan soket Zif dan membukanya dengan menarik tangkai soket keatas.
b) Masukkan CPU kedalam socket dengan menjaga keadaan tangkai soket ketika memasukkan CPU.
c) Ketika memasukan CPU harus memperhatikan orientasi yang benar ada petunjuk khusus pada pocessor dan socket.
d) Dorong kebawah CPU dan kembalikan tangkai soket ke posisi semula.
e) Letakan heatsink diatas CPU dan pasang pengikatnya dengan benar.
f) Rangkaian kabel fan (kipas) dengan supply.

Perhatian:Beberapa motherboat asih memakai jamper setting atau dip setting untuk mengatur kecepatan clock untuk processor (yang akan kita bahas pada bab berikutnya. Sebagai yang lainnya secaa otomatis mendeteksi kecepatan processor atau setting secara BIOS(basic input output system)

2. Menginstall Memory
Jumlah slot dari memori tergantung dari slit tang tersedia pada motherboat.
Cara pemasangan DIMM:
1. membuka kancing soket
2. memeriksa figure cetakan RAM
3. memasukan modul SDRAM ke DIMM slot
4. mengunci/menekan kancing.

3.Menginstal AGP Card
1. mencari lokasi AGP port
2. memasang AGP port dengan hati-hati,tekan tegak lurus dengan bidang motherboat.
3. pemasangan peralatan lainnya pada slot PCI atau ISA seperti VGA card,sound card,danlain-lain.Caranya sama dengan pemasangan AGP card.Perbedaan hanya jenis slit yang akan dipasang.

4.Menginstal Harddisk:
Setelah diskdriver terpasang,langkah selanjutnya adalah memasang harddis.Untuk memasang harddisk ini pada pronsipnya sama seperti memasang diskdriver.Hanya saja kabel yang digunakan lebih besar sesuai dengan jumlah pin yang tersedia(39 pin).Dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Cari port IDE pada motherboat.
2. memasang ujung kabel pada IDE conektor,perhatikan warna merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada IDE conector.

Agar dapat digunakan,semua NIC harus memiliki device drive untuk setiap system operasi.device drive ini dapat diperoleh dai pembuat operating system maupun dari pembuat NIC itu sendiri.

5. Menginstal Disk Drive :
Diskdrive merupakan suatu alat yang digunakan untuk membaca disket atau floppy disk.

Procedure pemasangan diskdrive tidak terlalu sulit dapat dilakukan sebagai berikut :
1) Cari Port FDD pada MoteherBoard
2) Pasang ujung kabel pada FDD connector, perhatikan warna merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada FDD connector.
3) Pasang ujung lainnya pada DiskDrive
4) Pasang kabel supplay DiskDrive ( perhatikan bentuk pasangan socket power supply)

6. Menginstall Connector untuk panel pada Chasing
1) Pasang dengan teliti dan connector untuk panel depan Chasing
2) Posisi pin/kaki connector tergantung MotherBoard ( lihat pada manual MB atau perhatikan data yang tertulis disekitar MotherBoard)

7. Menginstall Power Supplly untuk MotherBoard
Pasangkan kabel power supply yang bewarna warni dari casing ke konektor power
supply yang tersedia pada motherboard, dengan cara menekan konektor.

8. Memasang chasis panel konektor
Menghubungkan port – port yang ada dengan peeralatan seperti keyboard, mouse,
monitor. Setelah semuanya terpasang dengan benar, maka computer akan hidup yaitu
akan menghasilkan bunyi atau suara Bip sebanyak 2 kali yang menyatakan computer
terinstall dengan benar.




E. EVALUASI / PENUGASAN
1. Spesifikasi komponen yang terdapat pada PC trainer Pentium IV.
• Prosesor 2,26 GHz/512/533, SLGPD
• Memory 256 Mb DDR PC 2700
• Hard Disk Barracuda 7200. 80 Gb
• Mother Board MS – 6787
• Power Supply 400 watt
• Cd ROM A52T
• VGA onboard

2. merakit mother board pada casing dengan menukar beberapa komponen hardware
dengan teman. Menginstalasi hardware sehingga dapat bekerja dengan normal.

Kesimpulan
Pada Komputer trainer yang digunakan yaitu Pentium 4, spesifikasi Hadware yang ada berbeda dengan Pentium 2 dan 3 yang dipakai kelompok lain.